.....

Melihat liukan pohon bergerak yang seolah berlari mengejar besi yang melaju membawa tubuh saya pergi,
seperti pusaran kenangan yang menari-nari di ujung cerita saya, dan jalanan lurus itu seperti tujuan masa depan saya.

img_5636.JPG

dan gelasan kaca pun terulur sesuai langkah saya yang kian menjauh, menyampaikan titip pesan bahwa saya sudah bahagia, bahwa hidup saya sudahlah sangat sempurna, bahwa hidup saya sudah penuh tawa, bahwa cerita saya tidaklah berbumbu linangan airmata, bahwa saya sudah memiliki sepasang tangan kokoh yang akan menjaga dan memberi sandaran untuk tubuh ringkih saya, dan bahwa kami punya cerita tentang merenda mimpi kami berdua. dan semua bahagia saya adalah karena DIA!!!

"jangan mikir macem-macem, nanti suka muncul kesimpulan yang aneh-aneh, A sayang neng"

"A pengen jagain Neng sampe a ga kuat lagi jagain neng"

terima kasih untuk setiap kata-kata yang membuat saya senang terimakasih sudah memeberi degup kencang di setiap detak jantung saya dan terimaksih sudah begitu menghormati dan menyayangi saya, menjaga saya dan membuat saya selalu merasa berharga
maafin neng a suka bikin a kesel, neng sayang A......


Printed from: http://delcrit.koronx.com/2007/10/23/325/ .
© 2010.

2 Comments   »

RSS feed for comments on this post , TrackBack URI

Leave a Reply