MaRsH’MeLLOw

 
 
 
  • About

    Hanya ingin menulis… itu saja…
  • Pages

 
ayooo…ayooo dibaca!!! October 30th, 2007

Poligami bukan sunnah Rasul (Ust. A. Aziz)

Berpoligami itu sama seperti makan dan minum, hukumnya mubah. Karena beliau tidak menganjurkan setiap sahabat untuk
melakukannya. Seperti Ali baru menikah kembali setelah Fatimah RA meninggal dunia karena Rasulullah tidak mengizinkan Ali untuk menikah kembali apalagi dengan putri Abu Jahal.
Rasulullah berpoligami setelah istri pertamanya meninggal dunia, dan setiap pernikahannya memberikan kontribusi yang
besar terhadap Islam.

1. Mengangkat 2 saudarannya (Umar dan Abu Bakar) menjadi mertuanya seakan-akan beliau ingin mengatakan apa yang sedang dilakukan adalah milik bersama/perjuangan bersama. Sedangkan Ali dan Usman diangkat menjadi menantu.

2. Aisyah memberikan kontribusi yang besar untuk Islam. Banyaknya hadits yang diriwayatkan oleh Aisyah.

3. Bertujuan sosial dan bukan karena pertimbangan fisik. Seperti mengawini janda-janda pejuang syahid (Hapsah, Ummi Salamah, Saudah), Janda-janda muslimah yang suaminya keluar dari Islam dan dia adalah putri kabilah Arab yang berpengaruh (Ummi Habibah,
Shafiyah, Zuwairiyah).

4. Memberikan kontribusi Syar’i yaitu pernikahannya dengan Zainab binti Zaas. Aib pada saat itu bagi orang Arab untuk menikahi bekas istri anak angkatnya.

Menikah lagi adalah suatu yang mubah. Dan janganlah hal yang mubah merusak yang sudah ada, seperti seorang anak yang ikut
merasakan penderitaan ibunya. Karena poligami yang tidak berdasarkan fisabilillah cenderung Zholim.
Saat menikah lagi Rasulullah melakukannya secara terang-terangan dan tidak secara sembunyi-sembunyi.

Menurut Ust. A. Aziz tidak ada hadits yang mengatakan wanita yang mengizinkan suaminya untuk menikah lagi akan masuk
syurga, yang ada hadits “Siapa saja wanita muslimah yang ketika meninggal suaminya ridho kepadanya maka akan dijamin masuk
syurga”.
Hadits ini kemudian dikembangkan oleh para suami yang ingin menikah lagi dengan mengatakan kalau ingin mendapat ridhonya izinkanlah dia untuk menikah lagi.

Menikah lagi tidak mudah dalam Islam, perlu pertimbangan yang masak sebelum melakukannya. Selain harus dapat memberikan kontribusi yang besar buat Islam juga akan memberikan dampak psikologis yang besar terhadap istri dan anak-anak jika istri
tidak siap menerimanya.

Di surat AtTaqobun ayat 14 Allah berfirman bahwa pasanganmu adalah ujian bagimu.
Berarti menambah istri akan menambah ujian.
Riak-riak kecil dalam RT adalah hal yang lumrah yang perlu disikapi dengan kesabaran, berlapang dada dan memaafkan.
Dan jangan menyikapi masalah yang ada di RT dengan menambah masalah lagi (menikah lagi).
Jika tidak dapat berbuat adil maka cukuplah seorang saja daripada berbuat zholim.
RT harus dibangun atas dasar keimanan agar langkah-langkah yang diambil tidak berdasarkan emosi dan hawa nafsu. Dan jika
ingin menikah lagi harus ditanyakan
“Kontribusi apa yang dapat diperoleh untuk Islam jika saya menikah lagi.”

Jadi jangan katakan saya ingin mengikuti sunnah Rasul dengan berpoligami padahal alasannya sangat rendah yaitu daripada
berzina. Karena itu bukan sunnah Rasul tetapi suatu hal yang mubah saja.
Poligami Rasulullah sangat mulia dan tidak dapat disamakan dengan mereka yang berpoligami karena nafsu rendahan.
Umumnya wanita tidak suka jika suaminya menikah lagi. Itu adalah hal yang fitrah dan manusiawi. Tetapi jangan sampai ketidak
sukaan kita kepada poligami sampai menjadi kebencian terhadap syariah
poligami dan orang-orang yang berpoligami.
Dan jangan sampai kita membenci orang-orang yang berpoligami dan lebih menyukai ahlul maksiat.

 

Kamu tau??? August 21st, 2007

katanya kita bakal ngerasa sesuatu itu berarti, setelah kehilangan… dan katanya rasanya sakit…

Intermezo July 31st, 2007

ophe : “Neng pekerja IT paling rentan sama cerai”
Gw     : “hahh..???” *mode on ga konek*
ophe
: “baca aja => inih

hwehehe…. ati2 ya buat para IT :D

Cinderella ‘fairy tale n me’ July 31st, 2007

when I was just a little girl my momma used to tuck me into bed and she read me a story, it always was about a princess in distress And how a guy would save her and up with the glory

i’d lie in bed and think about the person that i wanted to be then one day i realized the fairy tale life wasn’t for me

i don’t wanna be like cinderella sittin’ in the dark old dusty cellar waiting for somebody, to come and set me free

I don’t wanna be like Snow white waiting for a handsome prince to came and save me On a horse of white, unless we’re riding side by side, Don’t want to depend on no-one else I’d rather rescue myself

Someday I’m gonna find someone who wants my soul, heart and mind who’s not afraid to show that he loves me somebody who will understand I’m happy just the way I am Don’t need nobody taking care of me

I will be there for him just as strong as he, will be there for me When I give myself then it has got to be, an equal thing

I can slay my own dragon, I can dream, my own dreams, My knight in shining armour is me So I’m gonna set me free.

cinderella-tata young 
my rabbit candy July 30th, 2007

peremn-cucu.jpgHmmm… ini permen yang paling saya suka, permen yang ada lapisan agar2nya, udah hampir 19 taunan semenjak saya tau yg namanya permen, saya makanin ni permen rabbit sampe beberapa hari yang lalu rame di TV kalo ini permen ada formalinnya, busettttt jadi hampir sembilan belas taun itu pula saya makan formalin :D jadinya antara bimbang pengen makan, sama takut. tapi kmaren si ophe dengan cuek malah bilang “ah ga ngaruh gw mah la… gw mah masi nyari ni permen.” he eh oge sih ari di pikir mah… toh kita udah ngonsumsi tu formalin belasan taun, ngaruh apa ya??? tanya kenapa??? hehehe…..

kesotoyan gw hari ini *punten ahh* July 28th, 2007

            Hwaaaaa… finally saya potong rambut juga, tapi sumpah pendek banget, seleher gitu, yang lantas bikin saya ketar-ketir takut dapet protes hehe… Dan terbukti, papa ngomel2 begitu tau saya potong rambut, *sekedar pengumuman aja papa pernah bilang sampe sehari sebelum saya nikah apa yang saya lakuin harus ijin dulu sama papa termasuk potong rambut, dan kemarin saya melanggar hwehehe… * Alhasil papa saya misuh-misuh :P Ampun pap… gak lagi2 (mode on menyembah)*halahhh* Belum lagi ngasih tau si Aa’quwh tentang my buuk inih, *Hwaaaaa…. * pas kmaren saya sms aja bilang kalo rambut saya kpendekan, responnya “hah kependekan?jadi segimana” nah lhooo mampus gw, makin jiper aja ketemu dia takut dia pingsan *alahhh berlebihan banget sih lu del* :P yah tapi kan mau giman lagi nasi udah jadi bubur, lagian sayah potong rambut bukan buat gagayaan boooo…. tapi buat benerin rambut saya yang kemaren rusak parah gara2 sasak sanggul dan hairspray…najisssss. :(

Yasuda lah ya, lupakan dulu masalah rambut sekarang saya mau loncat topik, Jadi ceritanya tadi saya baca blognya teguh dan baca postingannya dia yg judulnyaKAMI WARGA MUSLIM MENOLAK PEMBANGUNAN GEREJA BARU sumpah saya jadi malu sebagai muslim, kok picik amat siyyy??? (guh sebagai seorang muslim saya minta maaf, saya tau kamu sakit hati baca ituh) Bener kata senior saya yg paling fenomenal bang soleh solihun yang ngasih tau teguh soal isi di quran lakum dinukum waliaddin. “bagiku agamaku, bagimu agamamu.” tapi knapa yah masih ada ajaa.. hal2 pengotak-ngotakan agama kayak gitu, mereka gak mikir apa kalo mereka ga bisa hidup sendirian, blom tentu yg nolongin mereka saat mereka susah itu sesama muslim, atau sesama kristen, ngenes banget gak sih, di jaman udah tahun 2 rebuan ginih masih beda2in agama, ampunnn deh saya jadi suka malu, belum lagi sama hal2 yg dilakuin sama muslim yang *maaf* agak kurang baik dari segi materil, intelektualitas, dan pemahaman, kadang dijalan ato di bis mereka minta sumbangan untuk pembangunan mesjid lah, untuk anak yatim piatu lah, bukan kita jadi mau ngomongin orang ya, cuman knapa mereka jadi ngebuat muslim itu identik sama kemiskinan???

Bukan mau rendahin agama sendiri, karena dari hati yang paling dalem saya sangat-sangat bangga jadi seorang muslim, meskipun pada dasarnya saya nganut islam karena saya terlahir dari orang tua yang beragama islam, tapi terlepas dari itu semakin saya besar, saya makin mantap untuk jadi penganut islam, karena menurut saya agama yang paling benar adalah islam, tapi bukan lantas saya jadi ngecilin agama lain, seperti halnya tadi udah dibilang “bagiku agamaku, bagimu agamamu.” saya punya banyak temen yg beda agama tapi kok kayaknya kita baik2 aja tuh, yah mungkin bener kata teguh semuanya bergantung kepada interpretasi dan tingkat intelektual masing-masing. hehehe..=p

Dulu saya pernah terlibat pembicaraan seperti ini sama sepupu saya, dia pernah denger statement seperti ini “orang di luar agama islam akan masuk neraka” busetttt kejem amat ya??? bukannya apa2 kita ini kan meluk agama masing2 sedari lahir , terus gimana kita bisa milih kita mau agama apa, kalo statement diatas bener, kasian amat orang2 yang terlahir dengan agama lain, contohnya kristen, Ada tetangga saya sebut aja namanya emilia, dia dari brojol udah dilahirin di rumah sakit kristen, di baptis, masuk ke dalam rumah yang berhiaskan salib, masuk sekolah, TK, SD, SMP, sampe kuliah dia beljaar di sekolah kristen, dan diajarin buat jadi kristen yg taat dengan rajin ke gereja setiap minggunya jadi kebayangkan gimana pemikiran dan sense of belonging dia terhadap agama kristen yg dia anut,

Lalu sekarang saya, saya terlahir di keluarga muslim, seketika saya lahir dari perut mama saya disambut sama adzan papa, panggilan sholat buat saya sekaligus tanda bahwa saya seorang muslim, begitu gede saya mulai dikenalin sama bacaan-bacan ringan tentang agama, doa2 sebelum tidur, sebelum makan, belajar shallat, belajar puasa ramadhan, belajar ngaji, dan lain sebagainya, terus dengan kedua hal yang saya dan emil lakuin apa lantas saya dan emil jadi terkotak2 saya masuk surga dan emil masuk neraka?? Hohoho… berarti tuhan gak adil donk, kan ada yg namanya hidayah La?? plis deh ya…. kalo rasa cIntanya dia udah kuat ke agamanya hidayah muncul juga dia ga bakal sadar kaliii… dan lagi pula segala sesuatunya itu tulisan tuhan, takdir, semua udah kecatet jelas kapan kita lahir, kapan kita mati kapan kita sakit, kapan kita sehat. jadi emil lahir di keluarga kristen dan saya lahir di keluarga muslim juga takdir bukan? kehendak tuhan kan? *wuaaa saya mulai ngelantur* yasuda lah saya cuma pengen ngeluarin uneg2 ajah.

Saya sih cuma berharap kepada sesama saudara saya yang bergama muslim tolong saling menghargai sesama, mau islam, kristen, budah, atau hindu, satu hal yang harus kita yakini adalah, ga ada agama yang mengajarkan hal buruk, justru kalo kita mupuk sifat membeda2kan, memusuhi, menganggap diri paling bener, berarti siapa yg buruk???? jangan terlalu bodoh untuk mau otak kita diracuni sama hal2 yang berbau anarkis. perbedaan itu untuk menyatukan bukan??? magnet aja kalo kutubnya beda baru bisa nempel iya nggak? ;) *mode on sotoy hehehe…* pisss ahhhh…

at my office 11:48 am, with moccacino and tanggo wafer hweheee…
Teguk sampai puas!!! :P July 24th, 2007

Kemarin malem sepulang kantor saya ketemuan sama si Teteh, sepupu saya yang udah kayak kakak kandung saking deketnya. taun depan rencananya si teteh mau nikah, yang akhirnya tiap malem jadi agenda kita buat ngobrol-ngobrol tentang rencana pernikahan si teteh, dari mulai yang ribet-ribet ampe tetek bengek yg peretel-peretel. setelah asik ngomongin soal kebaya, catering, sampe make up,  nyampelah gue ama si teteh ke dalem pembicaraan seputar “take and give” dalam bentuk kasih sayang ke pasangan kita, *yah lebih ke take‘nya kali ya…* Jadi ada segelintir orang termasuk temen-temen deket saya bahkan sepupu saya sendiri yang takut untuk memulai suatu hubungan, komitmen, bahkan sekedar sayang sama orang, cuma karena dia takut jatuh, takut sakit, takut patah. padahal hal kaya gitu cuma jadi duri doang dalam hubungan *menurut saya lho..* soalnya jadi kerasa gak balance aja, kita jadi bates-batesin perasaan cuma karena takut patah hati, iya saya tau hal yang kaya begitu pasti bakalan mungkin kejadian dalam setiap hubungan, cuman ya mau gimana lagi itu kan resiko,

Temen saya si fitta pernah terheran-heran sama sikap saya, saya ini adalah tipe orang yang ekspresif dan demonstratif jadi kalo pada awal mula pendekatan sih memang nampak terlihat kurang perhatian dan sedikit apathetic, saya itu harus selalu disms duluan, di telfon duluan, pokonyamah tabu buat saya untuk mendekatkan diri sama lawan jenis yang saya suka kecuali kepepet hehe…., tapi seiring makin dekatnya saya sama pasangan saya  apalagi akhirnya kejalin status berbentuk “in relationship” maka saya gak akan pernah malu-malu untuk nunjukin perasaan saya sama pasangan saya, yang akhirnya kadang mungkin terlihat berlebihan,tapi so what??? orang-orang tau apa sama perasaan saya? saya senang dengan begini, saya suka melakukan ini, saya bahagia mendemonstratifkan perasaan saya sama pasangan saya, sampai bukan satu dua orang yang ngasih peringatan sama saya “Ati-ati La, kalo terlalu sayang sekalinya dikhianatin atau disakitin bisa Drop banget” saya bukan sombong atau jumawa, bukan karena mentang-mentang saya belum pernah disakitin sama pacar, lantas saya jadi merasa saya tidak akan pernah sakit hati, saya tahu semua orang pasti akan pernah ngerasain yang namanya sakit hati dalam hubungan, boong banget saya gak pernah sedih gara-gara lawan jenis, tapi bukan berarti jadi membatasi saya untuk sayang sama orang kan? justru karena saya gak pernah mikirin rasa sakit yang belum ketauan wujudnya itu, maka setiap saya ngerasa sedih atau sakit hati sama pasangan saya di akhir cerita hubungan saya, saya ga terlalu down, sedih sih pasti sedih, nangis jangan di tanya… bisa bengkak saya pada saat lagi patah hati cause it’s so human tapi buat saya tiap perasaan ada masa-masanya, hari ini saya sedih bisa 5 menit kemudian saya senyum lagi… jadi buat saya selagi saya sayang sama pasangan saya, ya sayangin aja penuh-penuh,

so-shittt.jpg   so-shit.jpg  the-girl.jpg

Pernah nonton ungu violet? yang taglinenya “betapa besarnya cinta, betapa sempitnya waktu” dan saya setuju sama kata-kata itu. entah sama siapapun itu, mau sama pasangan, sahabat, temen, apalagi mama, papa, ade-ade. saya sudah terbiasa untuk mengekspresikan perasaan saya. dan pada saat nantinya saya harus ngalamin patah hati, maka saya juga akan mengekspresikannya dengan nangis, mau itu berjam-jam, berhari-hari, bahkan berminggu-minggu, tapi segala sesuatu ada ujungnya, selalu ada pelangi setelah hujan. yang harus diwaspadai itu bukan membatasi rasa sayang yang kita punya karena takut patah hati, tapi mencoba untuk melapangkan hati bahwa segala yang kita miliki saat ini suatu saat bisa terlepas, makanya jangan sampai nyesel, buat saya gak ada kata kembali lagi ke masa lalu, masa lalu cuma sebagai cermin, jadi selagi sekarang bisa sayang, sebelum semuanya jadi masa lalu yah sayangin aja sepuasya, jangan sampai kita pengen kembali di saat semua udah jadi masa lalu. dan jangan juga trauma, soalnya kalo  trauma sama lawan jenis maka yg ada ntar kalo gak jadi homo jadi lesbi hohoho….. :) yah ini sih cuma sekedar omong-omong ga penting (sok tau banget sih lu Del…) yang pasti sih saya cuma mau bilang kalo setiap orang pasti bakal ngerasa jatuh, terluka cuma tinggal kitanya aja yang harus bisa nyikapinnya dengan bijak, rite???

*si Della sotoy banget sihhhh* bae ah da teu mayar ahoiahoiahoi…. :D

Mandikan Aku Bunda…. July 10th, 2007

Read the rest of this entry »

Kudu Nongton July 10th, 2007

hftl06465455_i.jpg wah gilaaaaaa sumpah nih film, geblekkkkk….. Ringgo emang edan huakakak… jadi beberapa hari yang lalu gw sama “my pillow” nongton ini film di MM berikut “beib aquwh” ini, bilang twenty one ‘nya gak bangett hehe… ini film kacaw juga yahhh sumpah……. kacaw parah. Dari sekian banyak film yang lagi pada nongkrong di bioskop2 gw emang udah kpikiran mau nonton ini film, ceritanya sederhana tapi yang pasti lo ga bakal banyak mikir deh, ini film emang ga sekeren Die hard 4, gak sedahsyat transformer, gak seheboh spiderman, tapi ini film cukup untuk ngebikin gw dan “my pillow” keluar dari studio dengan senyum dan berkomentar “GEBLEK” dan yang bakal selalu terpatri di otak gue *ceileh gaya lu La terpatriii* adalah waktu temennya si ringgo ngucapin kata horas yang gak sesuai sama nada suaranya :)) ni orang bener2 cacat gaya dan cacat penampilan deh hwehehe rambutnya kribo, badannya cungkring, suaranya cempreng kecil, sama mukanya ituhh tolollll banget, pokonya kalo penasaran ama ini orang katanya sih ini orang maen di sinetron “eneng” yang tayang di RCTI diye yang jadi hansipnya. pokonya ni orang salah satu sumber ngakak selaen kelakuan si ringgo, shanti juga disitu okeh juga jadi butetnya. terus kata-kata yang juga gw inget dari pelem ituh yaitu kata-kata si ringgo yang penuh napsu amarah “ceilee..” waktu berantem ama si mulan yang baru ngaku kalo dia punya suami. ” sayangggg saya punya bisul di pantat, oke itu rahasia” “tapi kalo sayangggg…saya punya suami, itu namanya bukan rahasia itu namanya nipu tau” hwehehe…. jadi punya bisul dipantat itu rahasia toh??? jadi pgn nanya..“Beib,,, kamu punya bisul dipantat gak?” :P hahaha…yang pasti ni film menghibur lah ketimbang gw nongton pelem horor, sepulang dari bioskop jadi parno, ato ongton film-film yang banyak mikir justru bikin gw malah jadi lungleng hehe… dan sekarang tinggal nyari lagi film oke buat gw tonton :D

Rain and tears - Aphrodite’s Child July 2nd, 2007

Rain and tears all the same

but in the sun you’ve got to play the game

When you cry in winter time

you can pretend it’s nothin but the rain

How many times i’ve seen

Tears coming from your blue eyes

Rain and tears are the same

but in teh sun you’ve got to play the game

give me an uncertain love

i need an uncertain love

Rain and tears in the sun

But in your heart you feel in the rainbow waves

Rain or tears both are shown

for in my heart there’ll never be a sun

Rain and tears are the same

but in the sun you’ve got to play the game. 

ini lagu yang cukup akrab di telinga saya sejak saya masih kecil, sejak kecil saya terbiasa ngedenger lagu-lagu yang kalo bahasa anak sekarang “jadul” karna saya terbiasa ngedengerin lagu-lagu koleksi papah saya, kayak Deep purple, ABBA, Bee gees, QUEEN, the Beatles, the police, Sting, Scorpion, sama Aphrodite’s child ini…  dan ini lagu yang paling favorite, gak tau knapa sejak belum ngerti artinya sampe ngerti maksud ni lagu, saya udah cinta banget dahhh…. selalu inget dan pengen denger lagu ini terutama kalo lagi sedih, lagi ujan, lagi nangis hehe…..