miki mos

Tikus??? sumpe deh kl ada yg iseng ngasi gw tantangan terus dikasi duit gedeeee tp ceritanya gw harus berinteraksi dengan mahkluk bernama TIKUS, dih mending gw yg bayar tu orang yg nantangin deh, hehehe.... (tapi kalo ngasihnya minimal 500 juta sih mikir dulu, apa minta si uya kuya ngehipnotis gw atau pala gw dipentung dulu ampe pingsan) :D

nah setelah sekian lama gw ga pernah berinteraksi sama si miki mos ini, kemaren malem nih tiba2 gw jd akrabbbbb bgt sama ni mahkluk (hiyyyy amit2 jabang bayi mudah2an itu yg trakhir kali, Amiiiiiiinnnn)

jd ceritanya nih rumah gw renovnya udah setengah jadi, tapi over all udah bisa dipake hanya belum sempurna betul, nah karna gue si wanita grasak grusuk yg tidak sabaran, melihat dapur yg sudah dikeramik sempurna gw pengen dongggg pindahin tu dapur , berhubung dapur kita yg dulu karena masih original from depeloper, jd masih sempit dan ganggu, knp ganggu? soale tu dapur nyatu sama ruang nongton tv, jadi jikalau kita lagi family day alias ngumpul nongton tv bersama2 trs suami gw pgn digorengin sesuatu langsunglah semerbak bau minyak aneh berseliweran di dalem rumah, blom tarik2an sama suami yg pgn AC nyala, wuihhhhh dilema lah pokonya :P

nah berhubung ada rezeki pengen renov, jadilah gw mewujudkan mimpi gw punya dapur yg guedeeee basin cuci 2 bak, kitchen set lengkap pleuss space buat narok barang2 kaya magic jar, blender, oven listrik  gw supaya rapih dan terlihat menawan dimata yg memandang (hihihi geli bet dah bahasanya). Nah jd ketika gue melihat si dapur udah jadi, keramik udah full, kitchen set udah jadi biarpun blom berpintu, basin cuci udah siap pake, dgn semangat 45 pindah lah tu dapur ke tepat barunya yg semakin luas, tp itu dia karena blom 100 persen beres renovasinya otomatis masi banyak yg kurang dong? contohnyahhh... lubang angin diatas ppintu dan jendela yg blom ditutup, plus taman dalem rumah yg atasnya masih terbuka cuma pake teralis doang blon di kasih kawat saring, nah disinilah masalah bermula, entah gimana gw jd sering liat ada miki mos mondar mandir di sekitar gue lebih tepatnya di dapur dan sekitar taman dalem, sampeeeee nih di hari kemarin yg super naas setelah magribnya gw kembali berpapasan dgn si mikimos ini, sekitar pukul 9 malam suami gw mengeluh laper dan pgn dibikinin nasi goreng, dgn modal nekat karena sebenernya gw ngeri setengah mati ngebyangin amprokan lagi ama si mikimos gw bukalah pintu menuju belakang rumah (untungnya belakang rmh original blm dibobok jd si mikimosmasih aman ga masuk ke rumah) lalu berjalan lah gue menuju dapur, dannnnnnn pas dibelokan gw menuju dapur tiba2 si mikimos ky lompat gitu dan nemplok di kaki gw, matilah gue nangis sambil tereak kencenggggggg bgt, entah grade 3 enath 5 oktaf entah berapapun itu, sumpah gw lemes campur shockkk, gw sampe ditenangin suami yg kayanya ikut panik jg hehe... ga lama berderinglah telepon rumah, dan ternyata tetangga sbelah rumah yg menanyakan ada apakah dirumah gue, krn blio denger suara super kenceng dr rumah kita, heuheu... maluuuu tp mo gmn lg orang gw takut bgt. akhirnya hari ini tanpa ba bi bu, gw lgsg suruh org buat nutup semua lobang yg memungkinkan tu si mikimos masup kdalem rumah, dan sejauh ini sampe detik ini, gw ga ngliat tu si mikimos, amit2 mudah2an kmaren itu trakhir kalinya dia sowan ke dalem rumah, Amiiiiiinnnnn.

oh iya gw jdnya jg tau apa rasanya si artis2 yg di happy family, terlihat lebay tp emang bgitu ketika bertemu sesuatu yg ditakutin :(


Sandal jepit istriku.

Selera makanku mendadak punah. Hanya ada rasa kesal dan jengkel yang memenuhi kepala ini. Duh, betapa tidak gemas, dalam keadaan lapar memuncak seperti ini, makanan yang tersedia tak ada yang memuaskan lidah. Sayur sop rasanya manis bak kolak pisang, sedang perkedelnya asintak tak ketulungan. "Ummi... Ummi, kapan kamu dapat memasak dengan benar? Selalu saja, kalau tak keasinan, kemanisan, kalau tak keaseman, ya kepedesan!" Ya, aku tak bisa menahan emosi untuk tak menggerutu. "Sabar Bi, Rasulullah juga sabar terhadap masakan Aisyah dan Khodijah. Katanya mau kayak Rasul? ucap isteriku kalem. "Iya. Tapi Abi kan manusia biasa. Abi belum bisa sabar seperti Rasul. Abi tak tahan kalau makan terus menerus seperti ini!" Jawabku masih dengan nada tinggi. Mendengar ucapanku yang bernada emosi, kulihat isteriku menundukkan kepala dalam-dalam. Kalau sudah begitu, aku yakin pasti air matanya merebak. *** Sepekan sudah aku ke luar kota. Dan tentu, ketika pulang benak ini penuh dengan jumput-jumput harapan untuk menemukan baiti jannati di rumahku. Namun apa yang terjadi? Ternyata kenyataan tak sesuai dengan apa yang kuimpikan. Sesampainya di rumah, kepalaku malah mumet tujuh keliling. Bayangkan saja, rumah kontrakanku tak ubahnya laksana kapal pecah. Pakaian bersih yang belum disetrika menggunung di sana sini. Piring-piring kotor berpesta-pora di dapur, dan cucian, wouw! berember-ember. Ditambah lagi aroma bau busuknya yang menyengat, karena berhari-hari direndam dengan deterjen tapi tak juga dicuci. Melihat keadaan seperti ini aku cuma bisa beristigfar sambil mengurut dada. "Ummi... Ummi, bagaimana Abi tak selalu kesal kalau keadaan terus menerus begini?" ucapku sambil menggeleng-gelengkan kepala. "Ummi... isteri sholihah itu tak hanya pandai ngisi pengajian, tapi dia juga harus pandai dalam mengatur tetek bengek urusan rumah tangga. Harus bisa masak, nyetrika, nyuci, jahit baju, beresin rumah?" Belum sempat kata-kataku habis sudah terdengar ledakan tangis isteriku yang kelihatan begitu pilu. "Ah... wanita gampang sekali untuk menangis," batinku. "Sudah diam Mi, tak boleh cengeng. Katanya mau jadi isteri shalihah? Isteri shalihah itu tidak cengeng," bujukku hati-hati setelah melihat air matanya menganak sungai. "Gimana nggak nangis! Baru juga pulang sudah ngomel-ngomel terus. Rumah ini berantakan karena memang Ummi tak bisa mengerjakan apa-apa. Jangankan untuk kerja, jalan saja susah. Ummi kan muntah-muntah terus, ini badan rasanya tak bertenaga sama sekali," ucap isteriku diselingi isak tangis. "Abi nggak ngerasain sih bagaimana maboknya orang yang hamil muda..." Ucap isteriku lagi, sementara air matanya kulihat tetap merebak. Hamil muda?!?! *** Bi..., siang nanti antar Ummi ngaji ya...?" pinta isteriku. "Aduh, Mi... Abi kan sibuk sekali hari ini. Berangkat sendiri saja ya?" ucapku. "Ya sudah, kalau Abi sibuk, Ummi naik bis umum saja, mudah-mudahan nggak pingsan di jalan," jawab isteriku. "Lho, kok bilang gitu...?" selaku. "Iya, dalam kondisi muntah-muntah seperti ini kepala Ummi gampang pusing kalau mencium bau bensin. Apalagi ditambah berdesak-desakan dalam dengan suasana panas menyengat. Tapi mudah-mudahan sih nggak kenapa-kenapa," ucap isteriku lagi. "Ya sudah, kalau begitu naik bajaj saja," jawabku ringan. Pertemuan hari ini ternyata diundur pekan depan. Kesempatan waktu luang ini kugunakan untuk menjemput isteriku. Entah kenapa hati ini tiba-tiba saja menjadi rindu padanya. Motorku sudah sampai di tempat isteriku mengaji. Di depan pintu kulihat masih banyak sepatu berjajar, ini pertanda acara belum selesai. Kuperhatikan sepatu yang berjumlah delapan pasang itu satu persatu. Ah, semuanya indah-indah dan kelihatan harganya begitu mahal."Wanita, memang suka yang indah-indah, sampai bentuk sepatu pun lucu-lucu," aku membathin. Mataku tiba-tiba terantuk pandang pada sebuah sendal jepit yang diapit sepasang sepatu indah. Dug! Hati ini menjadi luruh. "Oh....bukankah ini sandal jepit isteriku?" tanya hatiku. Lalu segera kuambil sandal jepit kumal yang tertindih sepatu indah itu. Tes! Air mataku jatuh tanpa terasa. Perih nian rasanya hati ini, kenapa baru sekarang sadar bahwa aku tak pernah memperhatikan isteriku. Sampai-sampai kemana ia pergi harus bersandal jepit kumal. Sementara teman-temannnya bersepatu bagus. "Maafkan aku Maryam," pinta hatiku. "Krek...," suara pintu terdengar dibuka. Aku terlonjak, lantas menyelinap ke tembok samping. Kulihat dua ukhti berjalan melintas sambil menggendong bocah mungil yang berjilbab indah dan cerah, secerah warna baju dan jilbab umminya. Beberapa menit setelah kepergian dua ukhti itu, kembali melintas ukhti-ukhti yang lain. Namun, belum juga kutemukan Maryamku. Aku menghitung sudah delapan orang keluar dari rumah itu, tapi isteriku belum juga keluar. Penantianku berakhir ketika sesosok tubuh berabaya gelap dan berjilbab hitam melintas. "Ini dia mujahidahku!" pekik hatiku. Ia beda dengan yang lain, ia begitu bersahaja. Kalau yang lain memakai baju berbunga cerah indah, ia hanya memakai baju warna gelap yang sudah lusuh pula warnanya. Diam-diam hatiku kembali dirayapi perasaan berdosa karena selama ini kurang memperhatikan isteri. Ya, aku baru sadar, bahwa semenjak menikah belum pernah membelikan sepotong baju pun untuknya. Aku terlalu sibuk memperhatikan kekurangan-kekurangan isteriku, padahal di balik semua itu begitu banyak kelebihanmu, wahai Maryamku. Aku benar-benar menjadi malu pada Allah dan Rasul-Nya. Selama ini aku terlalu sibuk mengurus orang lain, sedang isteriku tak pernah kuurusi. Padahal Rasul telah berkata: "Yang terbaik di antara kamu adalah yang paling baik terhadap keluarganya." Sedang aku? Ah, kenapa pula aku lupa bahwa Allah menyuruh para suami agar menggauli isterinya dengan baik. Sedang aku terlalu sering ngomel dan menuntut isteri dengan sesuatu yang ia tak dapat melakukannya. Aku benar-benar merasa menjadi suami terzalim! "Maryam...!" panggilku, ketika tubuh berabaya gelap itu melintas. Tubuh itu lantas berbalik ke arahku, pandangan matanya menunjukkan ketidakpercayaan atas kehadiranku di tempat ini. Namun, kemudian terlihat perlahan bibirnya mengembangkan senyum. Senyum bahagia. "Abi...!" bisiknya pelan dan girang. Sungguh, aku baru melihat isteriku segirang ini. "Ah, kenapa tidak dari dulu kulakukan menjemput isteri?" sesal hatiku. *** Esoknya aku membeli sepasang sepatu untuk isteriku. Ketika tahu hal itu, senyum bahagia kembali mengembang dari bibirnya. "Alhamdulillah, jazakallahu...,"ucapnya dengan suara tulus. Ah, Maryam, lagi-lagi hatiku terenyuh melihat polahmu. Lagi-lagi sesal menyerbu hatiku. Kenapa baru sekarang aku bisa bersyukur memperoleh isteri zuhud dan 'iffah sepertimu? Kenapa baru sekarang pula kutahu betapa nikmatnya menyaksikan matamu yang berbinar-binar karena perhatianku?

Sumber : Resonansi - Suaramerdeka.com


kau datang dan pergi sesuka hatimuuuuuu....

Baru baca postingan kak zee gw jd inget kejadian beberapa hari lalu yg smpet bikin gw ilfil, suatu hari beberapa minggu yg lalu gw dihubungi temen gw, bukan sahabat tp "just friend" teman yg saya kenal sewaktu satu kampus di jatinangor sana, dan dia itu temennya sahabat saya, dia itu tinggalnya di bogor  jg, ternyata usut punya usut dia itu temen sma suami saya juga, wahh...dunia sempit sekali fikir saya, over all dia orang yg sangat menyenangkan, dia wanita single, wanita gaul jakarta bgt lah, metropolis abis hehehe... pergaulan jelas timpang bgt kl dibanding saya, tp dia adalah orang yg rame, peramai suasana lah pokonya, heboh menyenangkan.

nah ceritanya nih, setelah hampir 2 tahunan ga ketemu, gw akhirnya bertemu dia di fesbuk, lalu kita bertatap muka secara langsung di sebuah reuni suami saya, singkat cerita dia tiba2 mengirimkan sebuah pesan di fb meminta no hp gw yg lalu berlanjut dgn smsan dan telf2an,jd ceritanya dia br membeli iphone, dan dia melihat dr fesbuk kl setiap gw apdet status ada notificationnya kl gw mengapdet status itu make iphone, jdlah dia bertanya ini itu, lalu instal ini itu, mulailah dia rajin menelpon dan mengunjungi saya ke rumah, pada awalnya sy sama sekali ga keberatan, sangattttt tidak keberatan, yang ada saya sangat senang dong ada temen yang menemani saya, temen ngobrol lah minimalnya, sampe saya terbengong2 dgn ucapan dia, ketika saya bertanya apa dia masih suka mengobrol dgn sahabat saya yg notebene "temen deket dia" sewaktu ngekost dulu, n u know what she said??? "pada dasarnya ya del, gw bukan orang yg menghubungi orang untuk say hello atau karena kangen, gw menelpon orang itu kalau gw lg butuh sesuatu aja, karena orang jg begitu sama gw" hehehe... bengong lah gw, yah mungkin sperti yg dia bilang, dia melakukan hal tsb krn dia merasa org lain pun menghubungi dia kalau lg ada butuhnya doang :D tp entah kenapa semangat gw berteman sama dia, rasa senang gw menyambut dia setiap dia bilang dia mau datang kerumah lgsg menguap seketika,

lalu gw? kl gw selalu berusaha memaintain hubungan baik gw sama orang, terutama sahabat gw, kalau gw sedang online ym, online dalam artian sebenernya (jd YM gw selalu available padahal gw sedang tdk buka ym)yaitu gw emang lg buka tu ym, gw selalu berusaha menyapa orang2, yaitu temen2 kampus gw, temen2 kantor, sodara gw. itu pasti gw sapa, minimal gw say hai, buat apa??? karena itu, gw yakin suatu saat gw membutuhkan mereka, dan kalau gw hanya menghubungi atau mendatangi mereka kalau butuh aja gmn perasaan mereka? gw sudah pernah mengalami hidup heboh sampe jungkir balik dan gw pernah merasakan juga kalau yg menolong gw itu ga lain ga bukan adalah sahabat2 gw, jd meski gw skrg udah menikah, sahabat2 gw tetep menjadi prioritas gw selain ortu kalo gw maen ke bdg, dan gw membuka pintu rumah gw lebar2 ketika mereka butuh, entah untuk sekedar main, curhat, atau hanya singgah, dan lgpula emang kl nyapa duluan kenapa sih? hina ya hehehehe.... soalnya ada temen gw juga yg selalu ga pernah mau nyapa atau negor duluan ketika ditanya alesannnya? ah kl mereka berasa kenal ma gw jg hrsnya nyapa duluan dong, wew!

spesial buat siti fatimah (mphat), sarita triksi (chichi), Indira Syella kartika (sye), Hesti Risdiani (apeum), sabine valencia mazda (bine), Yuyu Rahayu.I miss you... terimakasih sudah menemani saya disaat2 paling buruk dan membahagiakan ^^ cupcupmwamwa...


kepingan koin untuk sebuah nama kepedulian.

Beberapa hari lalu, teman saya membaca update status twitter @tomtjok (Tommy tjokro),seorang anchor yang menulis retweet cukup mencengangkan kira2 kutipannya begini:

RT RCTI @ seputar Indonesia: Prita jd susah ditemui & menolak memberitahukan disalurkan kmn koin yg terkumpul.Di garasinya ada nu Honda jazz.Wah!
Tweet @tomtjok di atas menyentil hati teman saya dan juga saya, perlukah pengumpulan koin-koin peduli tersebut??? hmmmm.... tentunya perlu. karena dgn begitu orang2 jd samakin peduli terhadap sesamanya, nah pertanyaan yg tepat adalah, apakah koin tersebut sudah tepat sasaran? Bahwa mengumpulkan koin untuk menolong orang kesusahan yang sangat diekspos media??  karna kl lihat dr dia bisa mengakses internet terlihat dr kondisi rumahnya ibu prita jelas bukan rakyat kecil yg masuk kategori fakir miskin dong. ya yg jelas alangkah baiknya apabila ibu prita menjelaskan dgn detil kemana larinya koin hasil pengumpulan warga tsb.
sekarang kembali heboh dengan koin peduli cinta bilqis semua orang berlomba2 mengumpulkan koin untuk bayi tidak berdaya itu, bukan bukan saya disini antipati terhadap bilqis, saya seorang ibu saya juga punya anak sebesar bilqis, yg jd masalah adalah kenapa koin peduli itu hanya ada ketika si penderita terekspos di dunia maya, di internet khususnya facebook, lalu kalo orang2 yg lebih susah dr prita, yang sama menderita sakitnya seperti bilqis hrs minta koin sm siapa?
miris ketika tahu Bahwa ada salah satu dari mereka si penerima koin peduli memberikan kue "harvest" kepada salah satu stasiun tv sebagai ucapan terima kasih atas telah diekspos masalahnya. tanda tanya besar jdnya… dia membutuhkan kepingan koin tp dia bs mengeluarkan lembaran puluhan ribu untuk sepotong kue enak nan mahal.
Yang jelas, memang tak ada salahnya mengumpulkan koin kepedulian untuk membantu orang-orang itu. tapi… Hey! coba lihatlah sekeliling kita ingatkah kita dengan orang terdekat kita, tetangga kita? Adakah diantara mereka yang kesusahan? Adakah tetangga kita yang sakit dan perlu bantuan? Adakah? Adakah? Adakah?
coba buka mata lebar2 yg membutuhkan kepingan koin yg bs menjadi berkarung2 itu bkn hanya orang2 yang kesusahan tp bs mengakses internet. karena tdk semua org beruntung bs tau apa itu internet, jika mereka yg susah itu tidak memunculkan diri kenapa tidak kita yg mencari, teruntuk sukarelawan pengumpul koin yg baik hati tolonglah lebih baik kumpulkan koin2 itu lalu bagi rata untuk orang2 yg jg sama seperti bilqis karena masih ada bilqis2 yg lain. sekali lagi bukan berarti saya tidak suka orang2 menolong bilqis, silahkan lanjutkan menolong sesama itu indah dan baik, tp disini sy hanya ingin mengingatkan bahwa jgn hanya bilqis yg kita berikan kasih sayang dan perhatian dengan sekeping koin itu tapi semua anak indonesia yg menderita yg memiliki penyakit parah sehingga harus di operasi dan orang tuanya tidak mampu. dan koin hasil pengumpulan untuk ibu prita bs juga kan disumbangkan untuk bayi2 lain yg juga sekarang sedang menunggu kepingan koin untuknya agar sembuh.
Maaf sebelumnya kalo tulisan kacau saya ini sedikit menyinggung berbagai pihak, ini hanya sekedar tulisan dan keheranan saya atas fenomena2 yg terjadi, saya jd merasa koin peduli ini jd layaknya friendster, facebook, dan tweeter yg bs booming sekali waktu.  ;) semoga kita lebih bijak dalam membagi kasih sayang terhadap sesama.

update sabine..

update sabine ah, udah lama biar ada record :D

-sabine sekarang udah 14 bulan, alias setahun 2 bln, dari umur setaun udah bs jalan, skrg lancar bgt dah,

-cm makannya lagi susah nih, mungkin gara2 batpil udah 3 hari batuk berdahak sama meler, hari  pertama malahan demam, mudah2an cepet sembuh deh kesian liatnya :(

-sabine alhamdulilah ga rewel, sakit jg ga rewel, cm emang kl ada emaknya hrs selalu ama emaknya :D ga mau ama orang laen, kecuali emaknya ga ada br deh dia pasrah ama siapa aja :D

-lg diajarin toilet training tp masyaallah syusyehhh benerrrr HAH..

-BBnya blom di cek lg trakhir sih 9 kilo

-TB  jg blom dicek lagi.

-makin pinter bikin orang seneng, contoh utama adalah selalu nyambut papanya pulang kerja, kalo papanya pulang trs nyalain klakson mobil lg ngapain pun langsung ditinggalin pengen keluar rumah sambil panggil2 papa..papa..papa :D

-kl gw merem langsung colek2 pipi sambil panggil2, ma, mama... dicolekin trs ampe bangun hahahaha....

pokonya makin nyenenginnnnn bgt ^_^

nah ini foto dia waktu di bandung dirumah enin sm abahnya. papanya lg hobi sama maenan remote control Heli sama mobil, nah kmaren abis beli di bdg, trs karna mobilnya gede dia ama adek gue iseng dimasukin kerdus bekas mobil remotenya, eh ni bocah malah ketawa-ketiwi kesenengan dasar :P dipoto2in malah begaya :) )


ga tau sih mo dikasih judul apaan @_@

Yeay! besok saptu ^^ senang kl udah saptu artinya suami gw ada di rumeh seharian heuheu...

akyu habis sakit sodara-sodara, 2 hari kmaren pas abis nganterin suami brangkat kerja perut gw sakittttt bgt udah gitu ngejalar tulang rusuk trs ke punggung, tp gw masih bs nahan soale gw masi sempet beres-beres rumah tuh, tp abis beres nyuci piring gw udah ga sanggup lg dah, udah aja gw bawa sabine masuk kamar trs gw konci pintu kamarnya. trs udah deh gw biarin sabine geratakin isi kamar, dan gw mengaduh2 sendirian, tp ga lama papa mertuaku yg sgt2 nice itu datang, dan cukup tertolong lah gw karna setelah itu papa mertua gw lgsg nelpon mama mertua gw, adek ipar gw. jd lah gw tertolong sbaine ada yg jagain, tinggalah gw bingung meredakan sakit tulang yg kayak ditusuk2 itu, gw ampe mikir apa gw disantet yak? :) ) (kebagusan amat gw ampe disantet sgala hahahaha)

ya itu deh sekelumit kisah gw dua hari kemaren, skrg jg masih berasa dikit sakit tulangnya cuman udah ga berasa pusing ama lemes, kl kemaren mah boro2 mo berdiri aja syusyeh skalee..

balik lg ke excitednya gw menjelang hari saptu itu adalah selain suami akyu yg libur adalah, karna besok renovasi rumah kita bertiga lanjut lagi Yippie!!! senangnyooo.. secara udah hampir dua bulan renovasi rumah kita mandeg gitu aja di tengah jalan, emang jg tukangnya udah dr sononya lamaaaaa bgt ngerjainnya, mau ngecor aja bikin persiapannya ampe sebulan lebih, udah gitu dia juga kerjanya double, nah karna berhubung kemaren duit buat ngerenovnya kbetulan lg diambang sekarat, jd pas dia minta ijin nyelesein kerjaan dia ditempat lain, kita iyahin. nah udah tuh perasaannya biasa aja, kepengen cepet2 beres juga ngga soalnya duit buat beli bahan2nya jg entah masih ada dimana hehehe..

trs bulan ini alhamdulilah ada rezeki buat beli kusen, keramik, pokonya tetek bengek ngebangun, udah numpuk tuh di gudang sebelah,kan sayang bgt kl tu keramik mahal2 dibeli bknnya dipasang dgn cantik malah jamuran teronggok tak berdaya (halahhh della lu pikir tempe :P ) nah semenjak itu semangat ngerenovnya menggelegak lagi (hahahaha males bgt yak bahasanya) gw jd excited lagi, khayalan2 pun muncul lagi dikepala gue alamak mulai ga betul nih @_@ tapinyaaaaaa si tukangnya belum muncul kemaren dismsin sama papa mertua katanya selasa weh gw udah semangat bgt, eh paginya papa mertua gw dateng ke rumah mengabarkan si tukang minta waktu sehari lagi, trs ga ada lagi huaaaaa gagal lagi memulai membangunnya hiks :( akhirnya gw sepakata sama suami tercinta kalo ampe minggu ini belum beres jg kita mo ganti tukang, tp td papah mertua bilang dia besok pasti kerja yah, we ll see..

nah soal keuangan jg gw sama suami udah ancang2in dana plus pengerjaan dia, cm kalo ngeliat cara kerjanya dan bayaran perhari dia blom kopi rokok plus makan yg diluar bayarannya dia, gw jadi rada takut ni duit ga bakal nyampe ampe beres :( abis mau ganti orang jg rada takut, knapa kita pilih dia juga soalnya mutu dan kualitas mah udah dijamin deh rapi dan memuaskan, cm yah ituuu harus kuat duit dan sabarrrr. soalnya kan kalo kita mah yg punya hajat suka pengen buru2 beres aja hehehe... yah cm bisa berdoa semoga rezeki yg Allah kasih bs jd manfaat dan mencukupi segala kebuutuhan ^^ Amiiiiinnnn dan bisa cepet beres juga, hahahaha teteupp. ;)


sabine ku

IMG_0648Ini dia foto sabine waktu ikutan lomba bayi sehat dan fotogenic RSIA Hermina, trs juara 1 hermina bogor deh ^^ (mo pamer dikit, maklum baru punya yg beginian hehehe)

beberapa hari yg lalu ada kurir dateng bawa bundelan, pas diliat... widihhh kalender 2010, ada foto anakku yg ini, Shafalia Salsa Sabine, Juara 1 LBS RSIA HERMINA BOGOR... bangga sayang mama sm kamu :) mmuuaacchh.. pas diliat2 wedeh foto anakku kynya paling bladus deh, yg laen pada gaya di foto di studio, lah ini di foto dikasur pake baju ngasal banget. hiks :(


ketika kita takut kehilangan...

kl ditanya pengen punya anak berapa pasti pada heboh jawap, kebanyakan pasti jawab 2 atau 3, malah tetangga gw lebih heboh lg jawabnya mau 5 hehehe... nah kl tanya sama suami gw pasti jawabannya bikin bengong, dia akan jawab dengan pasti, SATU. yup dia cm pengen punya anak satu, dan dr skrg sudah mengembel-embeli sabine dgn sebutan anak tunggal, yg lebih oke lagi, kita kan lg ngerenov rumah, nah rumah originalnya itu kamarnya dua, skrg setelah di renov pun kamarnya tetep dua, kl ditanya alesannya knp, lha anaknya juga cm satu ngapain kamarnya banyak2. hehehe....

kmarin2 gw masih rada sedikit merayu untuk menambah anak lagi, yah ga banyak2 ko gw mintanya cukup satu anak aja :) secara umur gw masih terbilang muda lah 22 thn dan suami br 26 thn

Gw : "A emang ga mau punya anak laki2?"

Suami : "mau, tp daripada neng'nya mati, neng ga liat sih waktu pas di rmh sakit ky gmn"

jrengggg...mulai deh, kl gw udah mancing2 pgn nambah anak, pasti suami gw lgsg rada emosi heuheu....

dan td gw lg blogwalking nemuin cerita ini sama berita ini dan gw ngerasa sedih banget, inget waktu insiden sehabis gw melahirkan dimana gw pendarahan banyak bgt, badan gw biru2 dingin ampe ky mayat, gw udah ga bs liat denger suara2 dokter, suster, aja udah samar2, gw ingetnya sewaktu  masih bs liat  itu pas suami gw sama mama nangis, duh gw ga bs ngebayangin kl pada saat itu gw meninggal, walopun pasti Allah swt akan melindungi suami dan anak gue, tp tetep aja siapapun ingin keluarganya utuh, dan begitu juga dengan suami yg ternyata trauma sampe skrg,

tp bkn cm dia kok yg takut kehilangan gw, gw juga sama kmaren papanya sahabatku meninggal dunia, pas gw tanya katanya gara2 kolesterol, ya Allah gw langsung lemes, inget suami punya kolesterol blm diabetesnya, makanya skrg gw jd rada ketat dalam urusan makannya, gw sampe nangis seharian kmaren karna tiba2 hati itu takutttt banget, takut kalo suami ninggalin gw, ya Allah mudah2an kita berumur panjang selalu diberi kesehatan, dikasih kesempetan membesarkan dan mendidik sabine sebaik2nya, Amin..


penghilang stress

hari ini tiba2 gue menghitung2 udah berapa lama gue berstatus seorang istri dan ibu,  2 tahun 1 bulan gw berstatus menjadi seorang istri dan 1 thn 2 bulan gw jd seorang ibu. rasanya gimana? yg jelas rasanya campur aduk, tp seperti yg udah pernah gw bayangkan sebelomnya, dan hasilnya emang ga jauh2 bgt dr bayangan semula. gw akan menjalani kehidupan yg kebanyakan tidak disukai wanita modern jaman skrg, yaitu jd ibu rumah tangga full... gw bakal dirumah seharian 24 jam selama 5 hari kerja, dan gw bakal bersenang2 di hari saptu dan minggu, gw hanya akan bertemu dgn suami, anak, mertua, ipar dan tetangga sebelah2 secara gw ga suka ngelayap. dan gw mungkin akan menikmatinya selama 26 hari disetiap bulannya dan kurang lebih 4 hari akan merasakan bosan setiap bulannya, dan minimal 1 atau 2 kali akan merasakan kebosanan akut yg luar biasa di tiap tahunnya, heuheuheu.... dan apakah itu terbukti? yoi terbukti untuk kebosanan tiap bulan mungkin kurang akurat, gw biasa akan merasa bosan 2 bulan sekali biasanya hohoho.... tp untuk kebosanan akut tingkat tinggi yg terjadi setahun sekali mah ternyata akurat sodara2.... dalam 2 tahun menikah ini, gw sudah merasakan itu... pertama waktu gw lagi hamil, suami lagi sibuk2nya nyari duit, dan gw sendirian tiada teman, itu yg namanya bosen sama bete parahhhhhhh bgt... br gw ngerasain yg namanya mati gaya, ky ga berasa idup trs bingung aja mo ngapa2in yg ada gw jd serbasalah trs nangis hahahaha parahhhh... nah yg kedua sekitar beberapa bulan lalu kali ya, sekitar 4 bulanan yg lalu, gw ngerasain lg hal yg sama, mungkin karena capek juga br ngurusin bayi yg mulai banyak bergerak, tp kl pas itu gw bilang sama suami kl gw ky ngerasa hampa dan bosennnnnn bgt, alhamdulilahnya suami gw mah bageurrrrr pisan, mengertia dan sabar bantuin gw keluar dari kebosanan itu. heuheu.....

nah hr ini hampir aja gw mengalami hal itu lagi, sabine skrg kan udah jalan, jalannya lancar bgt lagi, trs dia itu ternyata aktif sekali, ya ampun gw sampe ga punya waktu untuk kerja, bkn...bkn ga punya waktu untuk istirahat, justru sabine itu malah banyak ngebuat gw istirahat karena dia ga suka liat gw kerja kl dia udah liat gw pegang sapu, atau ke dapur dia langsung jerit2 kecil manggil2 gue, mama...mama.. kemauan dia itu gw diem trs disamping dia, nemenin dia nonton baby tv, nemenin dia maen, liatin dia maen kuda2an pokonya, selalu ada disebelah dia, nah gue ngeliat rumah ky kapal pecah ya ngga betah, tp hr ini sabine ga mau bgt dilepas, gue udah hampir marah ketika dia ngeliat gue sm mata gedenya, ya allah..... usia dia bayi pastinya bakal cepet bgt gue rasain, mungkin 2 atau3 tahun lagi dia malah gamau kali gue temenin main, gue yg tadinya udah bete rada emosi langsung lumer, gw langsung peluk dia.... ternyata skrg obat gampang ngilangin stress dan bosen itu gampang yak hihihi.... i love you sabine.... mama sayangggggg bgt sm sabine :D makasih ya sayang udah bikin hidup mama berwarna banget.... kl dulu gw stress biasanya hrs nunggu suami pulang baru ilang stressnya dgn bodor2nya suami, kl skrg ga perlu nunggu suami stressnya udah ilang, ganti sm rasa bersyukur yg teramat sangat sama apa yg udah dikasih sm Allah selama ini, terutama 2 thn ini. ^^ 18343_262279023112_744283112_3382118_5527319_n


gigi vs hati :P

'lebih baik sakit hati daripada sakit gigi' wew... waeeeee

gasuka dua2nya sama2 ga enak, sm2 bikin emosi dan tdk nyaman. yuck... :(

udah 2 hari nih gigi akyu sakit, udah bolong soalnya tp sempet ditambal siyyy tp skit lagi huhuuuu... jd harus dicabut deh,,  terus ompong dongggg??? di behel dong :D

hayahhhh tp baru ngebayanginnya aja udah nyucug bujur alias mpot2an heuheu... mana si sayangku ini nakut2in mulu lg... gyaaaaaa makin ogah ke dokter :P

sebenernya udah harus nyabut dari beberapa minggu yg lalu, cuman berhubung si dokter giginya ga berani nyabut gara2 si aku punya asma jd harus minta rekomen dokter paru yg menyatakan tdk apa2, tp berhubung si aku ini sudah memakai ventolin, eh malah dikasih oleh2 resep obat sama pak dokternya :(

tp saya akan bersemangat untuk mencabut gigi yg bikin ngilu ini, emang sehat itu paling yahud lah, banyak duit, banyak makanan, diogo juga jd ga kerasa sambil sakit gigi mah, ahahay mulai deh lebayyy :D

ah sudahlah mau menikmati sakit giginya dulu deh, jarang2 ini hehehe.....